Sorowako, 1 Februari 2018. SMA YPS Soroako hari ini merasakan duka yang mendalam atas berpulangnya ananda Dea Sagita Gusti pada hari ini pukul 03.45 di salah satu rumah sakit di Makassar. Dea Sagita Gusti merupakan siswa SMA YPS Soroako kelas XI IPS 2. Kepergian ananda Dea merupakan hal yang sangat mengejutkan bagi keluarga besar SMA YPS Soroako dikarenakan Dea masih dalam kondisi sehat pada pekan lalu. Namun pada hari selasa lalu, Dea dibawa ke ruang emergency rumah sakit PT. Vale Indonesia di Soroako untuk kontrol kesehatan, dan hari berikutnya tepatnya pada hari rabu kemarin, Dea diberangkatkan ke Makassar melalui Bandara Udara Sorowako dalam keadaan tidak sadarkan diri. Tepat pukul 03.45 pagi tadi, Dea dinyatakan secara medis sudah meninggal dunia. Belum ada info resmi dari pihak keluarga tentang penyakit yang diderita ananda Dea Sagita Gusti. Dea Sagita Gusti lahir di Soroako pada tanggal 10 Oktober 2001 dan meninggal dunia pada hari ini tanggal 1 Februari 2018 dalam usia 16 tahun 4 bulan.

 

Ratusan orang menyambut jenazah Dea Sagita Gusti pagi ini di bandara udara Sorowako termasuk pengurus OSIS SMA YPS Soroako, seluruh siswa kelas XI IPS 2 maupun keluarga besar SMA YPS Soroako serta masyarakat. Pesawat udara Trans Nusa mendarat mulus di bandara udara Sorowako tepat pukul 08.30 WITA. Suara tangis mulai terdengar ketika badan pesawat mulai mendekat di areal kedatangan bandara. Jenazah Dea Sagita Gusti langsung dipindahkan ke mobil ambulans RS PT. Vale Indonesia dan dibawa menuju rumah duka di Desa Asuli, Kecamatan Towuti. Puluhan motor dan puluhan mobil mengiringi jenazah menuju rumah duka. Rombongan siswa SMA YPS Soroako diangkut menggunakan bis PT. Vale menuju rumah duka. 

 

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah ananda Dea Sagita Gusti akan di bawa ke Jelaja/Burau pukul 13.00 WITA untuk kemudian dilakukan upacara ngaben. Selamat jalan ananda Dea Sagita Gusti. Semoga Tuhan mengampuni segala kesalahanmu dan ditempatkan pada sisi Tuhan. Selamat jalan Dea, kami akan selalu mengenangmu.